MODEL PENDIDIKAN KARAKTER

Dinas Pendidikan Provinsi Riau mengadakan pertemuan tentang Gerakan Sekolah Panutan Dalam Rangka Penumbuhan Budi Pekerti Bagi Seluruh Pelaku Dan Ekosistem Pendidikan Menengah Se-Provinsi Riau yang berlangsung di ruang rapat Dinas Pendidikan Provinsi Riau lantai II dihadiri oleh Dewan Pendidikan, Dinas Kesehatan, Komite SMA, PGRI, MKKS, Dinas PPPA, dan Dari RUANGGURU.COM

Drs.H.Kamsol selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau membuka sesi pertemuan. Dalam pertemuan tersebut Kamsol mengutarakan tentang pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem Pendidikan Nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dalam undang – undang.

“Banyaknya masalah pendidikan pada saat ini yaitu kurangnya nilai-nilai moral dan spiritual keagamaan pada anak didik, kurangnya kepedulian antara anak didik dilingkungannya sendiri, kurangnya nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan dalam menyikapi perbedaan, dll. Karena itu pendidikan karakter ini sangat penting untuk mencerdaskan kehidupan bangsa”

“Tujuan utama dari program ini adalah membentuk sebuah “model pendidikan karakter” yang mengarah pada penyiapan dengan Outcome dan Output sebagai generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur dan cerdas dalam menjalankan kehidupannya”. Ujar Kamsol

Yanti Sriyulianti menambahkan manfaatkanlah ruang yang disiapkan pemerintah sebaik-baiknya.

Ezi dari Ruangguru.com menyampaikan sangat antusias dengan program kerja yang diterapkan pemerintah provinsi riau yang bergerak dibidang pendidikan karena ruangguru.com dengan bergerak dibidang teknologi dapat mempermudah kerja dari rencana tersebut baik dengan program yang telah ada maupun dengan program yang akan diperbaharui.

Dalam kesempatan yang sama beberapa utusan juga menanggapi maupun memberi masukan tentang model pendidikan karakter salah satunya

Dr.Fahcry Ras selaku Dewan Pendidikan Riau menyampaikan agar road map dipertegas,  kuantatif dari penggalan-penggalan yang ada di beri kode-kode tertentu, dan hari kreatif dipertegas kegiatannya disekolah.

“Salah satu contoh Laboratorium sesuai keadaan dan karakter daerah misalnya daerah Kab.Kuansing : Laboratorium karet, Kab.Meranti : Laboratorium sagu, Kab.Tembilahan : Laboratorium kelapa, dll.” Ujar Fahcry juga.