Informasi Sekolah

Berita & Informasi

Ikuti seluruh berita, kegiatan, pengumuman, dan informasi terbaru SMKN 1 BENGKALIS.

Semua Berita

Menampilkan 1–9 dari 11 berita

Tingkatkan Kompetensi Guru di Era Digital, SMK Negeri 1 Bengkalis Gelar Bimtek Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran

Bengkalis, 9 Oktober 2026 - Dalam upaya meningkatkan kompetensi pendidik di era transformasi digital, SMK Negeri 1 Bengkalis menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Guru SMK melalui Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran, Asesmen, dan Administrasi Pendidikan pada 8–10 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang RPS Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK Negeri 1 Bengkalis ini bertujuan membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendukung proses pembelajaran, menyusun asesmen, serta mengelola administrasi pendidikan secara lebih efektif dan efisien.Dalam sambutannya, Kepala SMK Negeri 1 Bengkalis, Rusdiyanto, S.Pd., M.M., membuka kegiatan sekaligus berharap seluruh guru dapat mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.“Saya berharap seluruh guru dapat mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh dan aktif berdiskusi. Terapkan ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah kita.”Rusdiyanto, S.Pd., M.M — Kepala SMKN 1 BengkalisSuasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Bapak dan Ibu guru mengikuti setiap materi dengan semangat karena pemanfaatan AI dinilai semakin relevan dengan kebutuhan pembelajaran, baik secara tatap muka maupun Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Pada hari pertama, Zuliar Efendi, M.Kom., yang merupakan dosen Politeknik Negeri Bengkalis, menyampaikan materi tentang pemanfaatan AI dalam pembelajaran, Ia menjelaskan bahwa AI dapat menjadi asisten bagi guru untuk membantu menyiapkan materi, mengembangkan ide pembelajaran, menyusun bahan ajar, hingga merancang asesmen. Namun, ia juga menegaskan bahwa hasil yang dihasilkan AI tidak boleh langsung digunakan tanpa pemeriksaan. Guru tetap harus melakukan validasi, menyesuaikan isi dengan tujuan pembelajaran, serta memastikan informasi yang disajikan benar, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Pesan ini menjadi pengingat bahwa teknologi berperan sebagai alat bantu, sedangkan guru tetap memegang kendali dalam menentukan kualitas pembelajaran.Memasuki hari kedua, Jumat (9/10/2026), kegiatan dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Mansur, M.Kom. dan Kasmawi, M.Kom., dosen Politeknik Negeri Bengkalis. Pembahasan berfokus pada implementasi chatbot dan tata kelola informasi digital untuk membantu guru mengelola roses serta hasil pembelajaran Melalui materi ini, peserta memperoleh wawasan mengenai bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mempermudah penyampaian informasi, membantu menjawab pertanyaan yang sering diajukan, serta mendukung pengelolaan dokumentasi dan administrasi pendidikan. Sesi tanya jawab berlangsung dinamis, dengan para guru menyampaikan pertanyaan, berbagi pengalaman, dan mendiskusikan kemungkinan penerapan teknologi tersebut dalam aktivitas sehari-hari. Interaksi antara peserta dan narasumber menjadikan kegiatan ini bukan sekadar penyampaian teori, tetapi juga ruang untuk menggali solusi atas tantangan nyata yang dihadapi guru di sekolah.Melalui kegiatan Bimtek yang berlangsung hingga 10 Oktober 2026 ini, SMK Negeri 1 Bengkalis berharap para guru semakin siap menghadapi perkembangan teknologi dan mampu memanfaatkan AI secara bijak, kreatif, serta bertanggung jawab. Kompetensi digital yang semakin baik diharapkan dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, menyusun asesmen yang sesuai dengan kebutuhan siswa, dan menyederhanakan pekerjaan administrasi tanpa mengabaikan ketelitian maupun integritas akademik. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah untuk membangun budaya belajar yang adaptif dan inovatif di lingkungan sekolah. Pada akhirnya, kecanggihan teknologi bukanlah pengganti peran guru, melainkan mitra yang dapat memperkuat kualitas pendidikan ketika digunakan dengan pengetahuan, kreativitas, dan pertimbangan profesional.Galeri DokumentasiPembawa Acara pak. Darsono Penyampaian Materi Oleh Pak Mansur, M.KomPenyampaian Materi Oleh Pak Mansur, M.KomGuru Guru Peserta BimtekGuru Guru Peserta BimtekGuru Guru Peserta Bimtek

Kabut Asap Tak Hentikan Semangat Belajar, SMK Negeri 1 Bengkalis Hadirkan Pembelajaran Jarak Jauh melalui SIKOLA

Bengkalis, 8 Oktober 2026 — Kondisi udara yang kurang sehat akibat kabut asap di wilayah Bengkalis menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan. Namun, keadaan tersebut tidak menghentikan semangat SMK Negeri 1 Bengkalis untuk memastikan proses pembelajaran tetap berlangsung. Sebagai langkah antisipatif untuk menjaga kesehatan dan keselamatan warga sekolah, Kepala SMK Negeri 1 Bengkalis, Bapak Rusdiyanto, S.Pd., M.M., bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Azura, S.Pd., M.Pd., mengarahkan pelaksanaan pembelajaran pada Kamis, 8 Oktober hingga Jumat, 9 Oktober 2026 untuk dilaksanakan melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kebijakan ini menjadi bentuk kepedulian sekolah terhadap kondisi peserta didik sekaligus upaya menjaga agar hak siswa untuk mendapatkan pendidikan tetap terpenuhi meskipun kegiatan belajar tidak dapat dilaksanakan seperti biasanya di ruang kelas.Memasuki hari pertama PJJ, suasana belajar berpindah dari ruang kelas ke ruang digital. Guru dan siswa tetap terhubung melalui SIKOLA (Sistem Informasi Sekolah SMK Negeri 1 Bengkalis), sebuah platform digital yang dikembangkan secara mandiri oleh Bapak Hendra, S.Pd., M.Pd., Guru SMK Negeri 1 Bengkalis sekaligus Ketua Program Keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV). SIKOLA tidak hanya menjadi sarana pendukung kegiatan pembelajaran daring, tetapi juga membantu sekolah dalam mendokumentasikan aktivitas PJJ. Kehadiran dan aktivitas pembelajaran guru serta siswa dapat tercatat dan terekap secara sistematis, sehingga memudahkan Ketua Program Keahlian dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dalam melakukan pemantauan serta evaluasi pelaksanaan pembelajaran. Pemanfaatan teknologi ini menunjukkan bahwa transformasi digital di sekolah dapat menjadi solusi ketika kondisi mengharuskan pembelajaran dilakukan dari rumah.Perjalanan PJJ tentu tidak selalu berjalan tanpa hambatan. Kendala jaringan internet, keterbatasan akses, hingga beberapa siswa yang belum dapat mengikuti pembelajaran secara optimal menjadi bagian dari dinamika pelaksanaan pembelajaran dari rumah. Namun, berbagai tantangan tersebut tidak mengurangi semangat para guru dan siswa. Bapak dan Ibu guru tetap berupaya memberikan pembelajaran, menyampaikan materi, berkomunikasi dengan siswa, serta memastikan kegiatan belajar tetap berjalan sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing. Setiap kendala yang ditemukan juga menjadi bahan evaluasi untuk terus melakukan pembenahan. SIKOLA pun akan terus dikembangkan agar semakin mudah digunakan, responsif, dan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan guru dan peserta didik dalam berbagai situasi pembelajaran. Di tengah kabut asap, semangat belajar ternyata tetap dapat menyala. Guru mengajar, siswa belajar, dan teknologi menjadi jembatan yang menghubungkan keduanya. Pelaksanaan PJJ di SMK Negeri 1 Bengkalis menjadi gambaran bahwa kondisi sulit bukan alasan untuk berhenti belajar dan berkarya. Sekolah berharap kondisi udara segera membaik sehingga aktivitas pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan dengan aman dan nyaman. Hingga saat itu tiba, seluruh warga sekolah diharapkan tetap menjaga kesehatan, mengikuti arahan sekolah, serta terus mempertahankan semangat belajar. Karena pendidikan bukan hanya tentang ruang kelas dan papan tulis, tetapi tentang kemauan untuk terus belajar dalam keadaan apa pun.

Menjaga Kesehatan di Tengah Kondisi Udara Bengkalis, SMK Negeri 1 Bengkalis Perpendek Waktu Pembelajaran

Bengkalis — Menyikapi kondisi udara di wilayah Bengkalis yang mencapai indeks 262, SMK Negeri 1 Bengkalis mengambil langkah antisipatif dengan menyesuaikan waktu kegiatan pembelajaran di sekolah. Berdasarkan arahan Kepala SMK Negeri 1 Bengkalis, proses belajar mengajar (PBM) untuk sementara diperpendek hingga istirahat pertama. Kebijakan tersebut merupakan bentuk perhatian sekolah terhadap kesehatan dan kenyamanan peserta didik, sekaligus upaya agar kegiatan pendidikan tetap berjalan dengan baik di tengah kondisi lingkungan yang perlu mendapat perhatian.Meskipun waktu pembelajaran diperpendek, kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan secara tertib dan efektif. Para guru tetap memberikan pembelajaran sesuai dengan kondisi dan waktu yang tersedia, sementara siswa mengikuti proses pembelajaran dengan baik. Setelah memasuki waktu istirahat pertama, siswa diarahkan untuk beristirahat dan mempersiapkan diri mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya. Penyesuaian ini diharapkan dapat membantu mengurangi aktivitas siswa di lingkungan sekolah dalam kondisi udara yang kurang mendukung.Selanjutnya, kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilaksanakan sebagai bagian dari pelayanan dan perhatian terhadap kebutuhan peserta didik. Pembagian MBG dijadwalkan mulai pukul 11.00 WIB hingga 12.00 WIB. Para siswa diharapkan mengikuti pembagian makanan dengan tertib sesuai arahan sekolah. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, siswa kemudian dipulangkan untuk melanjutkan aktivitas di rumah dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing.Kebijakan penyesuaian waktu pembelajaran ini menjadi bentuk kepedulian SMK Negeri 1 Bengkalis dalam menempatkan kesehatan dan keselamatan warga sekolah sebagai bagian penting dalam proses pendidikan. Sekolah berharap seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan dapat memahami serta mengikuti arahan yang telah disampaikan dengan penuh tanggung jawab. Di tengah kondisi lingkungan yang berubah, semangat belajar tetap dijaga dengan mengedepankan kesehatan, kedisiplinan, dan kepedulian bersama demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga SMK Negeri 1 Bengkalis.

SMK Negeri 1 Bengkalis Gelar Cek Kesehatan Gratis Bersama Puskesmas Kecamatan Bengkalis

Bengkalis — SMK Negeri 1 Bengkalis mendapatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari tim kesehatan Puskesmas Kecamatan Bengkalis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka melalui pemeriksaan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan. Selain menjadi bentuk perhatian terhadap kesehatan peserta didik, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan hidup sehat dan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Siswa-siswi SMK Negeri 1 Bengkalis mengikuti pemeriksaan kesehatan secara bergantian sesuai dengan jadwal yang telah diatur. Meskipun kegiatan CKG berlangsung, proses belajar mengajar di kelas tetap terlaksana dengan baik sehingga aktivitas pembelajaran tidak terganggu. Para siswa dengan tertib menunggu giliran untuk mendapatkan pemeriksaan sambil tetap mengikuti kegiatan sekolah sesuai jadwal.Tim kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Bengkalis secara langsung melakukan pengecekan kesehatan kepada para siswa. Pemeriksaan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kesehatan sekaligus upaya deteksi dini terhadap kondisi kesehatan peserta didik. Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap siswa semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup sehat, serta tidak mengabaikan kondisi tubuh yang dapat berpengaruh terhadap aktivitas belajar dan keseharian mereka.Puncak kegiatan ditandai dengan terlaksananya pemeriksaan kesehatan secara gratis bagi siswa-siswi SMK Negeri 1 Bengkalis. Kegiatan CKG ini menjadi pengalaman positif bagi para siswa sekaligus bentuk kolaborasi antara sekolah dan Puskesmas dalam mendukung kesehatan peserta didik. Dengan tubuh yang sehat, siswa diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih optimal, aktif dalam berbagai kegiatan sekolah, serta terus berkembang menjadi generasi yang sehat, produktif, dan berprestasi.

Siswa SMK Negeri 1 Bengkalis Tampil di Betumbox Dumai, Bawa Pulang Prestasi

Dumai, 26–27 September 2026 — Semangat dan keberanian siswa SMK Negeri 1 Bengkalis kembali mendapat ruang untuk berkembang melalui keikutsertaan dalam Event Betumbox Dumai yang berlangsung di Dumai, 26–27 September 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu wadah bagi para atlet muda untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan sportivitas melalui kompetisi olahraga Kick Boxing. Keikutsertaan dalam ajang tersebut juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri sekaligus membawa nama baik SMK Negeri 1 Bengkalis di tingkat daerah.Selama kegiatan berlangsung, suasana pertandingan terasa penuh semangat dan antusiasme. Para fighter tampil dengan keberanian, disiplin, dan semangat juang yang tinggi, sementara dukungan dari pelatih dan keluarga besar sekolah menjadi energi tambahan bagi para atlet. Dua siswa SMK Negeri 1 Bengkalis, yaitu Tsani Saifuddin Rakha, siswa kelas XI DPIB A yang turun pada kategori BB 49 Kg – Kickstriking, serta M. Fareez Haikal, siswa kelas XI DPIB B, turut berjuang dalam ajang tersebut. Kehadiran mereka tidak hanya menjadi pengalaman berharga dalam dunia pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter melalui latihan, kerja keras, sportivitas, dan keberanian menghadapi tantangan.Pelatih ALLE SAPUTRA, S.Pd. dan HADI SUCIPTO menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar SMK Negeri 1 Bengkalis atas dukungan, doa, semangat, dan perhatian yang telah diberikan kepada para fighter selama mengikuti Event Betumbox Dumai. Menurut mereka, dukungan tersebut menjadi motivasi penting bagi Tsani Saifuddin Rakha dan M. Fareez Haikal untuk memberikan kemampuan terbaiknya. Prestasi yang diraih bukan semata-mata hasil latihan dan perjuangan para atlet, tetapi juga merupakan buah dari doa, dukungan, serta semangat keluarga besar sekolah. Mereka berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berlatih, menjaga sportivitas, disiplin, rendah hati, serta terus membawa nama baik sekolah. Semangat tersebut terangkum dalam pesan: “Train Hard • Fight Smart • Stay Humble • Never Quit.”Puncak kegiatan ditandai dengan keberhasilan siswa SMK Negeri 1 Bengkalis meraih prestasi dalam ajang Betumbox Dumai. Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah sekaligus bukti bahwa siswa memiliki potensi untuk berprestasi di berbagai bidang, termasuk olahraga. Kepala SMK Negeri 1 Bengkalis turut menyampaikan ucapan selamat kepada siswa yang telah ikut mengharumkan nama sekolah melalui kegiatan Kick Boxing di Dumai. Prestasi ini diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah pencapaian, tetapi menjadi langkah awal untuk terus berkembang, berlatih dengan konsisten, menjunjung sportivitas, dan menginspirasi siswa lainnya untuk berani mengejar prestasi sesuai dengan potensi masing-masing.Penulis: Hendra

Pesta Demokrasi Warga Sekolah: Yuhasril Ramadhan dan Cindeng Resmi Terpilih Pimpin OSIS SMKN 1 Bengkalis Periode 2026-2027

Suasana meriah dan penuh semangat kepemimpinan mewarnai lingkungan SMKN 1 Bengkalis pada Jumat, 25 September 2026, dalam gelaran pesta demokrasi Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Periode 2026-2027. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan utama melahirkan figur pemimpin baru yang tangguh dan aspiratif demi melanjutkan roda organisasi kesiswaan di sekolah. Sejak pagi hari, antusiasme luar biasa tampak menyelimuti seluruh warga sekolah; para siswa beserta majelis guru berbondong-bondong mendatangi Ruangan Pemungutan Suara yang telah disiapkan panitia untuk menggunakan hak pilih mereka secara tertib, jujur, dan penuh kebersamaan.Ajang pemilihan tahun ini menyajikan persaingan yang sehat dari empat pasangan calon terbaik sekolah, yakni nomor urut 1 (M. Safri Hidayat & Haikal Saputra), nomor urut 2 (Imam Fadly & M. Doni Agus Satria), nomor urut 3 (Yuhasril Ramadhan & Cindeng), serta nomor urut 4 (Andri Kurniawan & Dini Ramadhani). Di tengah kehangatan proses pemungutan suara tersebut, Kepala SMKN 1 Bengkalis memberikan pesan positif yang menyejukkan sekaligus menginspirasi seluruh hadirin. Beliau menekankan bahwa pesta demokrasi ini adalah ajang pembelajaran karakter, dan menegaskan agar siapa pun pasangan yang terpilih nantinya, seluruh warga sekolah dapat bersatu padu memberikan dukungan penuh dalam menjalankan visi dan misi yang telah ditetapkan.Setelah rangkaian pemungutan dan penghitungan suara yang transparan selesai dilaksanakan, pasangan nomor urut 3, Yuhasril Ramadhan dan Cindeng, berhasil keluar sebagai pemenang usai mengantongi perolehan suara terbanyak. Hasil ini mengukuhkan Yuhasril Ramadhan dan Cindeng secara resmi sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMKN 1 Bengkalis Periode 2026-2027. Selamat atas amanah baru yang diemban, semoga kepemimpinan periode baru ini dapat membawa nama SMKN 1 Bengkalis semakin berprestasi, inovatif, dan harmonis.

SMKN 1 Bengkalis Laksanakan Pembelajaran Jarak Jauh di Tengah Kondisi Kualitas Udara Tidak Sehat

SMK Negeri 1 Bengkalis melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring pada Rabu, 16 September 2026. Kebijakan pembelajaran secara online tersebut dilaksanakan sebagai langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan di tengah kondisi kualitas udara yang tidak sehat di wilayah Kota Bengkalis.Pelaksanaan PJJ diikuti oleh siswa-siswi SMKN 1 Bengkalis dari tempat masing-masing secara daring. Dalam pelaksanaannya, para guru memberikan materi pembelajaran secara online sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Pembelajaran Jarak Jauh menjadi alternatif pelaksanaan kegiatan belajar mengajar agar proses pembelajaran tetap dapat berlangsung meskipun kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara online. Para guru melaksanakan pembelajaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan memberikan materi kepada peserta didik melalui pembelajaran daring.Pelaksanaan PJJ tersebut dilakukan sehubungan dengan kondisi kualitas udara di wilayah Kota Bengkalis yang tercatat memiliki Indeks Kualitas Udara (AQI+) sebesar 222, sedangkan konsentrasi PM2,5 mencapai 146,4 µg/m³. Kondisi tersebut berada pada kategori sangat tidak sehat berdasarkan data yang menjadi pertimbangan sekolah. Kondisi kualitas udara tersebut menjadi perhatian dalam pelaksanaan aktivitas di lingkungan sekolah. Untuk menjaga kesehatan serta keselamatan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan, SMKN 1 Bengkalis mengambil langkah pencegahan dengan melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh.Melalui pembelajaran secara daring, siswa tetap mendapatkan materi pelajaran meskipun proses pembelajaran tidak berlangsung secara tatap muka di sekolah. Para guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan sehingga proses penyampaian materi kepada peserta didik tetap dapat dilakukan. Pelaksanaan PJJ juga membutuhkan partisipasi dan kedisiplinan dari peserta didik. Siswa diharapkan mengikuti pembelajaran sesuai jadwal serta mengikuti kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh guru.Dalam pelaksanaan PJJ pada Rabu, 16 September 2026, masih terdapat sebagian siswa yang tidak mengikuti pembelajaran jarak jauh tanpa keterangan. Kondisi tersebut menjadi salah satu catatan dalam pelaksanaan PJJ agar keikutsertaan siswa dalam pembelajaran daring tetap menjadi perhatian. PJJ bukan hanya menjadi sarana untuk menyampaikan materi pelajaran secara online, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan proses pembelajaran dalam kondisi tertentu. Dengan dukungan guru dan partisipasi peserta didik, kegiatan pembelajaran tetap dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan.Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh di SMKN 1 Bengkalis diharapkan dapat menjaga proses pembelajaran tetap berjalan sekaligus menjadi langkah pencegahan dalam menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh warga sekolah selama kondisi kualitas udara tidak sehat.SMKN 1 Bengkalis terus melaksanakan pembelajaran dengan memperhatikan kondisi yang ada serta berupaya memastikan peserta didik tetap memperoleh materi pembelajaran. Dalam pelaksanaan PJJ, kedisiplinan dan keikutsertaan siswa menjadi bagian penting agar tujuan pembelajaran tetap dapat terlaksana dengan baik.

Gelar Rapat Awal Pembentukan Koperasi Sejahtera

SMKN 1 Bengkalis menggelar rapat awal pembentukan Koperasi Sekolah pada Rabu, 9 September 2026, bertempat di Ruang RPS DKV. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan SMKN 1 Bengkalis ini menjadi langkah awal dalam pembentukan Koperasi Vokasi SMKN 1 Bengkalis.Rapat yang dimulai pada pukul 14.30 WIB hingga selesai tersebut berlangsung dengan baik. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan SMKN 1 Bengkalis serta melibatkan Saddam Dewana, S.Pd., M.Pd., Zulfikri, S.EI., dan Zamri, S.T. yang bertugas sebagai pimpinan sidang dalam kegiatan tersebut.Kegiatan rapat dilaksanakan sebagai bagian dari proses pembentukan Koperasi SMKN 1 Bengkalis. Salah satu agenda utama dalam rapat tersebut adalah pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga atau AD/ART Koperasi SMKN 1 Bengkalis.Dalam rangka membahas AD/ART secara lebih terarah, peserta rapat dibagi ke dalam beberapa komisi. Masing-masing komisi melakukan pembahasan terhadap bagian-bagian AD/ART yang menjadi tanggung jawabnya. Setelah proses pembahasan berlangsung, setiap komisi diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan dan saran sebagai bahan penyempurnaan dalam pembentukan Koperasi Vokasi SMKN 1 Bengkalis.Melalui pembagian komisi tersebut, seluruh peserta dapat terlibat secara aktif dalam proses pembahasan. Berbagai masukan dan saran yang disampaikan menjadi bagian penting dalam menyusun dan menyempurnakan AD/ART koperasi.Rapat awal pembentukan koperasi ini menjadi momentum penting bagi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan SMKN 1 Bengkalis dalam membangun sebuah koperasi yang dapat berjalan dan berkembang bersama. Proses pembahasan yang dilakukan secara bersama-sama diharapkan dapat menjadi dasar yang kuat dalam pelaksanaan dan pengelolaan koperasi ke depan.Selain pembahasan AD/ART, rapat juga menghasilkan keputusan terkait kepengurusan baru Koperasi Vokasi SMKN 1 Bengkalis. Berdasarkan hasil keputusan rapat, Bapak Zamri, S.T. ditetapkan sebagai Ketua Koperasi Vokasi SMKN 1 Bengkalis.Terpilihnya ketua koperasi menjadi salah satu hasil penting dari kegiatan rapat tersebut. Kepengurusan yang terbentuk diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menjalankan roda organisasi koperasi serta melanjutkan berbagai proses yang diperlukan dalam pembentukan dan pengelolaannya.Dalam kesempatan tersebut, Ketua Koperasi terpilih menyampaikan harapan dan pandangannya terhadap koperasi yang akan dibentuk.“Visi saya, yang penting koperasi yang terbentuk jalan dulu.”Pernyataan tersebut menunjukkan semangat untuk segera menjalankan koperasi yang telah direncanakan. Dengan terbentuknya kepengurusan dan tersusunnya AD/ART sebagai bagian dari proses pembentukan koperasi, diharapkan Koperasi Vokasi SMKN 1 Bengkalis dapat mulai menjalankan fungsinya secara bertahap.Kegiatan rapat awal pembentukan Koperasi Sekolah ini dapat berjalan dengan baik. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pembahasan AD/ART, diskusi dalam komisi, penyampaian masukan dan saran, hingga pengambilan keputusan terkait kepengurusan koperasi.Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Bengkalis telah mengambil langkah awal dalam proses pembentukan Koperasi Vokasi SMKN 1 Bengkalis. Diharapkan koperasi yang terbentuk nantinya dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan ketentuan yang telah disepakati bersama.Rapat ini juga menjadi wujud kebersamaan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan SMKN 1 Bengkalis dalam membangun dan mendukung terbentuknya sebuah koperasi sekolah. Dengan adanya kepengurusan baru serta dasar AD/ART yang telah dibahas bersama, proses pembentukan Koperasi Vokasi SMKN 1 Bengkalis diharapkan dapat terus berjalan dengan baik.Ke depan, seluruh pihak diharapkan dapat bersama-sama memberikan dukungan terhadap keberlangsungan dan perkembangan Koperasi Vokasi SMKN 1 Bengkalis sehingga dapat menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan dan pengelolaan organisasi yang baik di lingkungan sekolah.

SMKN 1 Bengkalis Gelar Sosialisasi Pembelajaran Mendalam bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan

SMKN 1 Bengkalis menggelar kegiatan Sosialisasi Pembelajaran Mendalam yang diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Praktik Siswa (RPS) Desain Komunikasi Visual (DKV) sebagai upaya meningkatkan pemahaman terhadap penerapan Pembelajaran Mendalam dalam proses pembelajaran.Kegiatan Sosialisasi Pembelajaran Mendalam dilaksanakan pada pukul 13.30 hingga 14.30 WIB dan diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan SMKN 1 Bengkalis. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SMKN 1 Bengkalis dan menjadi wadah untuk membangun pemahaman bersama mengenai pelaksanaan Pembelajaran Mendalam di lingkungan sekolah.Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala SMKN 1 Bengkalis. Selanjutnya, Kepala Sekolah menyampaikan materi Sosialisasi Pembelajaran Mendalam kepada seluruh peserta yang hadir. Dalam kegiatan tersebut, para pendidik dan tenaga kependidikan mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya menghadirkan proses pembelajaran yang mampu melibatkan peserta didik secara aktif.Pembelajaran Mendalam menempatkan peserta didik sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran. Peserta didik tidak hanya menerima materi, tetapi juga diharapkan aktif terlibat, berpikir, memahami, serta mengembangkan kemampuan dalam proses belajar.Dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan bahwa terdapat tiga prinsip utama dalam Pembelajaran Mendalam, yaitu Berkesadaran (Mindful), Bermakna (Meaningful), dan Menggembirakan (Joyful).Prinsip Berkesadaran (Mindful) menekankan pentingnya proses pembelajaran yang dilakukan dengan kesadaran. Sementara itu, prinsip Bermakna (Meaningful) mendorong agar proses pembelajaran memberikan pengalaman dan pemahaman yang berarti bagi peserta didik. Adapun prinsip Menggembirakan (Joyful) menekankan pentingnya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih baik.Ketiga prinsip tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga memperhatikan keterlibatan dan pengalaman belajar peserta didik.Dalam kegiatan tersebut, Kepala SMKN 1 Bengkalis juga menekankan bahwa dalam pelaksanaan Pembelajaran Mendalam diperlukan keaktifan dari peserta didik. Guru memiliki peran penting dalam mengelola proses pembelajaran agar peserta didik dapat mengembangkan kemampuan berpikir dan bernalar secara kritis.“Pada Pembelajaran Mendalam dituntut keaktifan peserta didik. Guru dituntut untuk mengelola pembelajaran agar murid mampu bernalar kritis.”Pesan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam kegiatan sosialisasi. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pengelola pembelajaran yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.Selain itu, para pendidik juga diingatkan untuk tidak memaksakan sesuatu yang tidak disukai oleh murid dalam proses pembelajaran. Seorang guru diharapkan mampu memahami karakteristik peserta didik serta menciptakan pendekatan pembelajaran yang dapat membangun minat dan keterlibatan mereka.Melalui pendekatan yang sesuai, proses pembelajaran diharapkan dapat berlangsung secara lebih aktif dan memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik. Suasana belajar yang menggembirakan juga diharapkan dapat membantu peserta didik lebih nyaman dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.Kegiatan Sosialisasi Pembelajaran Mendalam ini memberikan manfaat bagi peningkatan pemahaman pendidik dan tenaga kependidikan SMKN 1 Bengkalis mengenai prinsip dan penerapan Pembelajaran Mendalam. Pemahaman tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran di sekolah.Dengan terselenggaranya kegiatan ini, seluruh pendidik SMKN 1 Bengkalis diharapkan dapat menerapkan prinsip Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan dalam proses pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik dan kebutuhan pembelajaran.Melalui kerja sama seluruh warga sekolah, SMKN 1 Bengkalis terus berupaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran agar mampu menciptakan lingkungan belajar yang aktif, bermakna, dan menyenangkan bagi peserta didik