Bengkalis, 9 Oktober 2026 - Dalam upaya meningkatkan kompetensi pendidik di era transformasi digital, SMK Negeri 1 Bengkalis menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Guru SMK melalui Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran, Asesmen, dan Administrasi Pendidikan pada 8–10 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang RPS Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK Negeri 1 Bengkalis ini bertujuan membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendukung proses pembelajaran, menyusun asesmen, serta mengelola administrasi pendidikan secara lebih efektif dan efisien. Dalam sambutannya,
Kepala SMK Negeri 1 Bengkalis, Rusdiyanto, S.Pd., M.M., membuka kegiatan sekaligus berharap seluruh guru dapat mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
“Saya berharap seluruh guru dapat mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh dan aktif berdiskusi. Terapkan ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah kita.”
Rusdiyanto, S.Pd., M.M — Kepala SMKN 1 Bengkalis
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Bapak dan Ibu guru mengikuti setiap materi dengan semangat karena pemanfaatan AI dinilai semakin relevan dengan kebutuhan pembelajaran, baik secara tatap muka maupun Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Pada hari pertama, Zuliar Efendi, M.Kom., yang merupakan dosen Politeknik Negeri Bengkalis, menyampaikan materi tentang pemanfaatan AI dalam pembelajaran

Ia menjelaskan bahwa AI dapat menjadi asisten bagi guru untuk membantu menyiapkan materi, mengembangkan ide pembelajaran, menyusun bahan ajar, hingga merancang asesmen. Namun, ia juga menegaskan bahwa hasil yang dihasilkan AI tidak boleh langsung digunakan tanpa pemeriksaan. Guru tetap harus melakukan validasi, menyesuaikan isi dengan tujuan pembelajaran, serta memastikan informasi yang disajikan benar, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Pesan ini menjadi pengingat bahwa teknologi berperan sebagai alat bantu, sedangkan guru tetap memegang kendali dalam menentukan kualitas pembelajaran.
Memasuki hari kedua, Jumat (9/10/2026), kegiatan dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Mansur, M.Kom. dan Kasmawi, M.Kom., dosen Politeknik Negeri Bengkalis. Pembahasan berfokus pada implementasi chatbot dan tata kelola informasi digital untuk membantu guru mengelola roses serta hasil pembelajaran Melalui materi ini, peserta memperoleh wawasan mengenai bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mempermudah penyampaian informasi, membantu menjawab pertanyaan yang sering diajukan, serta mendukung pengelolaan dokumentasi dan administrasi pendidikan.

Sesi tanya jawab berlangsung dinamis, dengan para guru menyampaikan pertanyaan, berbagi pengalaman, dan mendiskusikan kemungkinan penerapan teknologi tersebut dalam aktivitas sehari-hari. Interaksi antara peserta dan narasumber menjadikan kegiatan ini bukan sekadar penyampaian teori, tetapi juga ruang untuk menggali solusi atas tantangan nyata yang dihadapi guru di sekolah.



Melalui kegiatan Bimtek yang berlangsung hingga 10 Oktober 2026 ini, SMK Negeri 1 Bengkalis berharap para guru semakin siap menghadapi perkembangan teknologi dan mampu memanfaatkan AI secara bijak, kreatif, serta bertanggung jawab. Kompetensi digital yang semakin baik diharapkan dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, menyusun asesmen yang sesuai dengan kebutuhan siswa, dan menyederhanakan pekerjaan administrasi tanpa mengabaikan ketelitian maupun integritas akademik. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah untuk membangun budaya belajar yang adaptif dan inovatif di lingkungan sekolah. Pada akhirnya, kecanggihan teknologi bukanlah pengganti peran guru, melainkan mitra yang dapat memperkuat kualitas pendidikan ketika digunakan dengan pengetahuan, kreativitas, dan pertimbangan profesional.
Galeri Dokumentasi





